Sebelum kau berjalan <= aku sudah berlari =>
Saat kau akan berlari <= aku sudah berlari lebih kencang =>
Bahkan terkadang saat kau masih diam, dan kutau nanti kau akan jalan <= aku sudah lebih dulu berlari =>
Entah kenapa.
Lalu baru kali itu sepertinya, kau julurkan tanganmu seakan mengajakku pergi <= atau pun => aku yang terbiasa pergi => hanya diam, takut, mungkin sedikit kurang percaya.
Setelah berfikir lama..... Akhirnya aku benencana untuk menerima uluran tanganmu dan bersiap untuk meraih tanganmu, tiba-tiba kau tarik tangamu ditepi jurang itu.
Kaget jelas kurasa, hanya bersyukur bahwa aku tidak terjatuh kedalam jurang.
Apa yang membuatmu menarik tanganmu?
Pasti pikiran pertama yang terlintas dipikiranku, apa kah kau sudah terlalu lelah untuk menunggu lama?
Atau apa kah kau merasa khilaf telah mengulurkan tanganmu dan kau menjadi tak yakin saat kau mengulurkan tangan itu.
Tapi, baru kali itu aku tidak pergi lebih dulu dan hanya bisa terdiam.
No comments :
Post a Comment