Sexy Pink Heart - Precision Select smile : 2015

Sunday, October 18, 2015

Sebelum Berakhir

'11 - '15
Tak terasa sudah begitu lama.
Terimakasih telah menjadi titik balik.

Takkan pernah dapat lupa.
Takkan berhasil disesali.
Selalu berjejak.


Hanya dapat berkata “terimakasih”~~~

Friday, August 21, 2015

yang tertinggal (jejak)
yang ditinggalkan (pasir)
yang meninggalkan (kaki)

Tersisa

Tuesday, July 7, 2015

Tidak selalu yang start pertama yang akan menang, bagaimana bila ia tiba-tiba lengah kemudian tersusul oleh yang lebih cepat

Tidak selalu yang tercepat yang akan juara, bagaimana bila ia menikung terlalu lebar sehingga tersusul oleh yang dibelakannya atau yang lebih lambat menemukan jalan pintas yang membuat nya menjadi didepan :D

Selalu ada kesempatan, selalu ada jalan
Bukan yang sempurna, tetapi yang masih dapat di perbaiki
Agar ada peran~ didalamnya
Bukan yang selalu benar, tetapi yang pernah salah
Agar dapat ~ingatkan
Bukan yang sudah penuh ataupun yang masih kosong tetapi yang terisi sebagian
Agar masih dapat ~isi


Agar ada peran~ didalamnya
Agar ada peran~ disitu :)

Saturday, May 23, 2015

Sebelum kau berjalan <= aku sudah berlari =>
Saat kau akan berlari <= aku sudah berlari lebih kencang =>
Bahkan terkadang saat kau masih diam, dan kutau nanti kau akan jalan <= aku sudah lebih dulu berlari =>
Entah kenapa.

Lalu baru kali itu sepertinya, kau julurkan tanganmu seakan mengajakku pergi <= atau pun => aku yang terbiasa pergi => hanya diam, takut, mungkin sedikit kurang percaya.
Setelah berfikir lama..... Akhirnya aku benencana untuk menerima uluran tanganmu dan bersiap untuk meraih tanganmu,  tiba-tiba kau tarik tangamu ditepi jurang itu.
Kaget jelas kurasa, hanya bersyukur bahwa aku tidak terjatuh kedalam jurang.
Apa yang membuatmu menarik tanganmu?
Pasti pikiran pertama yang terlintas dipikiranku, apa kah kau sudah terlalu lelah untuk menunggu lama?
Atau apa kah kau merasa khilaf telah mengulurkan tanganmu dan kau menjadi tak yakin  saat kau mengulurkan tangan itu.

Tapi, baru kali itu aku tidak pergi lebih dulu dan hanya bisa terdiam.

Monday, May 18, 2015

Selimut tebal tidak selalu dapat menghangatkan, terkadang selimut tipis yang lembut lebih menghangatkan daripada selimut tebal yang tidak lembut.

*entahapaartinya

Thursday, May 7, 2015

Nampaknya saat ini matahari sering menjadi pembicaraan.
Matahari yang akan dibahas disini ,,,

Matahari, tidak boleh dilihat secara langsung tanpa perlindunngan apapun karna dengan melihatnya langsung akan membuat pandanganmu menjadi hitam sesaat karena efek sangat terangnya matahari.

Apa yang harus dilakukan jika ingin melihat matahari(?). Siapkanlah ember yang berisi air untuk melihat walau hanya pantulannya saja :) .

Saat siang datang dan matahari memancarkan sinarnya secara maksimal, tundukkanlah kepalamu untuk melindungi mukamu dari sinarnya yang sudah tidak sehat karena dapat membuat kulit mukamu memerah.

Tapi jangan terlalu khawatir karna kau boleh merasakan hangatnya dan sinarnya matahari yang mengagumkan di pagi hari, karena pada saat pagi sinar matahari masih sehat ^^'

yang mana mataharimu(?)

DUA

Dua, tidak ada yang sama. Pasti beda.
Dua, menjadi sama saat  'sama' menjadi fokusnya
'Beda' tidak hilang tetapi tertutupi

Dua tersebut akan menjadi beda saat 'sama' terabaikan
dan 'beda' menjadi fokus
'Beda' menjadi dominan

sayang..
Tak akan pernah ada Dua yang sama seutuhnya

Wednesday, March 11, 2015

Proposal

Proposal, sebelum sampai ke pimpinan yang nantinya akan menyetujuinya, anggap saja melewati asistennya terlebih dahulu.
Ternyata kali ini sang pimpinan berkata "terserah padamu asisten". Sang asisten tau akan kebiasaan pimpinannya yang selalu menjawab seperti itu. Sedangkan seorang pimpinan pasti memiliki keputusannya sendiri. Walaupun biasanya sang pimpinan tidak akan keberatan atas keputusan yang diambil oleh asistennya, tapi sang asisten tetap selalu menanyakan pada pimpinannya untuk mengetahui keputusan yang jelas walaupun jawabannya tetap sama "terserah".
Dalam jangka waktu itu adalah waktu yang paling kritis karena pengaju proposal pun akan menanyakan kepastiannya. Asisten mana yang akan memperlihatkan kelemahan pimpinannya(?). Maka sang asisten pun memgambil keputusan untuk berkata "pimpinan memang selalu menyerahakan keputusan pada saya, jadi diproses saja dulu proposalnya". Pengaju proposal pun merasa bahagia.
Tak disangka ternyata pimpinan berkata "Keputusan memang terserah padamu, tapi tunggulah dulu. Tidak mengambil keputusannya sekarang.".
Sang asisten merasa terbebani karena baru sadar bahwa ternyata selama ini sang asisten hanya berjalan sendiri, lalu sang asisten merasa perlu untuk memberi tau sang pengaju proposal. Tapi ternyata sang pengaju proposal tidak ada di tempat. 

Wednesday, February 4, 2015

Perspektif

Seperti berada pada ujung jurang di puncak gunung.
Kemana kau ingin melihat?
Kedepan?
Kebawah?

Saat kau melihat kebawah, maka hanya rasa takut lah yang akan kau rasa.
Saat kau hanya melihat kebawah, kau tak sadar bahwa didepanmu terhampar awan putih yang sangat lembut dan membuatmu bahagia melihatnya.

Nikmatilah! :-) :-)
Awan yang putih...
Langit yang biru...
Dan pemandangan kota yang sangat indah dilihat dari sana.

Di puncak gunung pula kau bisa meneriakkan semua keluh kesahmu tanpa peduli dengan yang lain.

Tapi hati-hati karena dipuncak gunung kau bisa tau mana orang yang baik dan yang mana yang jahat.

Saat kau sedang bersama seseorang di ujung jurang, orang yang bersamamu memiliki dua kemungkinan, yaitu mendorongmu jatuh ke dalam jurang atau memegang tanganmu dengan erat agat kau tak jatuh.

Lalu apakah orang itu akan mengajakmu melihat kebawah dan membuatmu takut atau orang itu akan mengalihkan rasa takutmu dengan mengajakmu melihat dan menikmati pemandangan yang ada di depan.

Atau malah orang itu juga sama merasa takut sepertimu :'D

Dan pada malam hari di puncak gunung pula kau bisa melihat bintang-bintang yang bensinar dengan indah yang menyejukkan hati, 'hanya jika kau melihat keatas'.